Monday, March 23, 2020

COVID-19 (Corona Virus Desease)

Apa yang disebut dengan Virus Corona? 
Virus Corona adalah sebuah keluarga virus yang ditemukan pada manusia dan hewan. Sebagian virusnya dapat mengingeksi manusia serta menyebabkan berbagai penyakit, mulai dari penyakit umum seperti flu, hingga penyakit-penyakit yang lebih fatal, seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Bagaimana proses penyebaran Virus Corona? 
Seringkali virus ini menyebar antara manusia ke manusia melalui tetesan cairan dari mulut dan hidung saat orang yang terinfeksi sedang batuk atau bersin, mirip dengan cara penularan penyakit flu. Tetes cairan dari mulut dan hidung pasien tersebut bisa jatuh dan tertinggal pada mulut dan hidung orang lain yang berada di dekatnya, bahkan dihisap dan terserap ke dalam paru-paru orang tersebut melalui hidungnya.

Gejala Infeksi Coronavirus
Virus corona bisa menimbulkan beragam gejala pada pengidapnya. Gejala yang muncul ini bergantung pada jenis virus corona yang menyerang, dan seberapa serius infeksi yang terjadi. Berikut beberapa gejala virus corona yang terbilang ringan:

  • Hidung beringus. 
  • Sakit kepala. 
  • Batuk. 
  • Sakit tenggorokan. 
  • Demam. 
  • Merasa tidak enak badan. 

Hal yang perlu ditegaskan, beberapa virus corona dapat menyebabkan gejala yang parah. Infeksinya dapat berubah menjadi bronkitis dan pneumonia (disebabkan oleh 2019-nCoV), yang menyebabkan gejala seperti:

  • Demam yang mungkin cukup tinggi bila pasien mengidap pneumonia. 
  • Batuk dengan lendir. 
  • Sesak napas. 
  • Nyeri dada atau sesak saat bernapas dan batuk. 

Infeksi bisa semakin parah bila menyerang kelompok individu tertentu. Contohnya orang dengan penyakit jantung atau paru-paru, orang dengan sistem kekebalan yang lemah, bayi, dan lansia.

Diagnosis Infeksi Coronavirus
Untuk mendiagnosis infeksi virus corona, dokter akan mengawali dengan anamnesis atau wawancara medis. Di sini dokter akan menanyakan seputar gejala atau keluhan yang dialami pasien. Selain itu, dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan darah untuk membantu menegakkan diagnosis. Dokter mungkin juga akan melakukan tes dahak, mengambil sampel dari tenggorokan, atau spesimen pernapasan lainnya. Untuk kasus yang diduga infeksi novel coronavirus, dokter akan melakukan swab tenggorokan, DPL, fungsi hepar, fungsi ginjal, dan PCT/CRP.

Komplikasi Infeksi Coronavirus 
Virus corona yang menyebabkan penyakit SARS bisa menimbulkan komplikasi pneumonia, dan masalah pernapasan parah lainnya bila tak ditangani dengan cepat dan tepat. Selain itu, SARS juga bisa menyebabkan kegagalan pernapasan, gagal jantung, hati, dan kematian. Hampir sama dengan SARS, novel coronavirus juga bisa menimbulkan komplikasi yang serius. Infeksi virus ini bisa menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian.

Pengobatan Infeksi Coronavirus 
Tak ada perawatan khusus untuk mengatasi infeksi virus corona. Umumnya pengidap akan pulih dengan sendirinya. Namun, ada beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk meredakan gejala infeksi virus corona. Contohnya:

  • Minum obat yang dijual bebas untuk mengurangi rasa sakit, demam, dan batuk. Namun, jangan berikan aspirin pada anak-anak. Selain itu, jangan berikan obat batuk pada anak di bawah empat tahun. 
  • Gunakan pelembap ruangan atau mandi air panas untuk membantu meredakan sakit tenggorokan dan batuk. 
  • Perbanyak istirahat. 
  • Perbanyak asupan cairan tubuh. 
  • Jika merasa khawatir dengan gejala yang dialami, segeralah hubungi penyedia layanan kesehatan terdekat. 

Khusus untuk virus corona yang menyebabkan penyakit serius, seperti SARS, MERS, atau infeksi novel coronavirus, penanganannya akan disesuaikan dengan penyakit yang diidap dan kondisi pasien. Bila pasien mengidap infeksi novel coronavirus, dokter akan merujuk ke RS Rujukan yang telah ditunjuk oleh Dinkes (Dinas Kesehatan) setempat. Bila tidak bisa dirujuk karena beberapa alasan, dokter akan melakukan:

  • Isolasi 
  • Serial foto toraks sesuai indikasi. 
  • Terapi simptomatik. 
  • Terapi cairan. 
  • Ventilator mekanik (bila gagal napas) 
  • Bila ada disertai infeksi bakteri, dapat diberikan antibiotik. 

Cara penyebaran Virus Corona
Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan cara penyebaran virus corona dari satu orang ke lainnya. Menurut WHO, ketika seseorang yang menderita COVID-19 batuk atau bernapas, mereka melepaskan seperti tetesan cairan yang juga terdapat virus corona. Kebanyakan tetesan atau cairan itu jatuh pada permukaan dan benda di dekatnya -seperti meja, meja, atau telepon. Orang bisa terpapar atau terinfeksi COVID-19 dengan menyentuh permukaan atau benda yang terkontaminasi - dan kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut. Jika Anda berdiri pada jarak 1 atau 2 meter dari seseorang dengan COVID-19, Anda dapat terjangkir melalui batuk termasuk saat mereka menghembuskan napas. Dengan kata lain, COVID-19 menyebar serupa cara untuk flu. Sebagian besar orang yang terinfeksi COVID-19 mengalami gejala ringan dan sembuh. Namun, beberapa kasus virus corona berlanjut dengan mengalami penyakit yang lebih serius dan mungkin memerlukan perawatan di rumah sakit. Risiko penyakit atau terinfeksi virus corona kian meninggkat meningkat bagi Anda dengan usai 50 ke atas. Usia tersebut disebut lebih rentan daripada mereka yang di bawah 50. Orang dengan melemah sistem kekebalan tubuh dan orang-orang dengan kondisi seperti diabetes, penyakit jantung dan paru-paru juga lebih banyak rentan terhadap virus corona. inkubasi virus MERS.

Pencegahan Infeksi Coronavirus 
Sampai saat ini belum ada vaksin untuk mencegah infeksi virus corona. Namun, setidaknya ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko terjangkit virus ini. Berikut upaya yang bisa dilakukan:

  • Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air selama 20 detik hingga bersih. 
  • Hindari menyentuh wajah, hidung, atau mulut saat tangan dalam keadaan kotor atau belum dicuci. 
  • Hindari kontak langsung atau berdekatan dengan orang yang sakit. 
  • Hindari menyentuh hewan atau unggas liar. 
  • Membersihkan dan mensterilkan permukaan benda yang sering digunakan. 
  • Tutup hidung dan mulut ketika bersin atau batuk dengan tisu. Kemudian, buanglah tisu dan cuci tangan hingga bersih. 
  • Jangan keluar rumah dalam keadaan sakit. 
  • Kenakan masker dan segera berobat ke fasilitas kesehatan ketika mengalami gejala penyakit saluran napas.


Daftar Pustaka Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada 2020. 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV), Wuhan, China. Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada 2020. Frequently Asked Questions About SARS. IDI - Siaran Pers Ikatan Dokter Indonesia. Diakses pada 2020. Outbereak Pneumonia Virus Wuhan. Medscape. Diakses pada 2020. What is the role of coronavirus in the etiology of viral pneumonia? US National Library of Medicine National Institutes of Health - Medlineplus. Diakses pada 2020. Coronavirus Infections Web MD. Diakses pada 2020. Coronavirus. WHO. Diakses pada 2020. Coronavirus
https://tirto.id/cara-virus-corona-covid-19-menyebar-menurut-who-eBPk


Thursday, September 12, 2019

"Life is about learning and processing"
Video Presentasi VCT Batch 5 VCI 101 Jabar 05
Sebagai bentuk pemenuhan tugas tambahan kegiatan VCT Batch 5 VCI 101 Jabar 5.4
Oleh Aan Syaripudin, S.Pd., M.Pd. Kepala SMKS Wira Informatika Global Kabupaten Sukabumi
Judul Presentasi : Kepemimpinan dalam Manajemen
Direkam menggunakan : Aplikasi FlashBack Express Recorder pada tanggal 11 September 2019
Durasi Video : 25 menit 15 detik






Video juga dapat dilihat di link YouTube berikut :
http://bit.ly/videopresentasiAANSYARIPUDIN

Wednesday, September 11, 2019

Hasil Review ke 2 Konten Pembelajaran dari rumahbelajar.
http://rumahbelajar.id/product?id=NWQ2ZjYyYmE1NWJmMWYwYjU2ZWM3MDM0


Sebagai bentuk pemenuhan tugas tambahan kegiatan VCT Batch 5 VCI 101 Jabar 5.4
Oleh Aan Syaripudin, S.Pd., M.Pd. Kepala SMK Wira Informatika Global Kabupaten Sukabumi
Kategori Buku: Sejarah
Berikut petikan hasil review nya:


Review ke-dua konten pembelajaran rumah belajar.id
Judul buku: “Yang Silam Jadi Suruh Jadi Suar" Masjid Warisan Budaya di Jawa dan Madura
Kategori Sejarah
Disusun oleh tim Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman
Direktorat Jenderal Kebudayaan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
tahun 2018

Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan peninggalan budaya yang tak terbantahkan. Hal ini dapat kita lihat dari keragaman bentuk dan jenis peninggalan yang ditemukan hampir di sepanjang kepulauan. peninggalan-peninggalan tersebut wajib dilestarikan Karena memiliki nilai penting bagi sejarah ilmu pengetahuan agama dan atau kebudayaan.

Keragaman peninggalan tersebut diantaranya masjid yang banyak mewarnai keelokan Nusantara. Sisa-sisa kejayaan pada masanya dapat kita tangkap dari peninggalan yang masih tersisa. sebagian besar bangunan pun masih dimanfaatkan sebagai tempat peribadatan.

Karya ini lahir dari pengamatan di lapangan dan informasi yang digali oleh penulis melalui dialog bebas, tidak terpaku pada rangkaian kronologis tidak juga fokus pada perekaman detail objek objek nya.

Buku ini sebuah buku kategori sejarah diharapkan setelah membaca buku ini mampu menjadi pemantik tumbuhnya rasa kebanggaan nasional sebagai bangsa yang religius dan meningkatkan rasa toleransi beragama. Sekaligus memaknai nilai penting peninggalan Masjid bahwa perjuangan sebuah negara dihimpun dari tempat-tempat suci dengan kekuatan persatuan umat.

Setiap bab dan lembar demi lembar buku ini memberikan informasi tentang nilai penting yang melekat pada bangunan masjid yang mencitrakan eksistensinya di masa lalu yang terus berlanjut di masa kini. Untuk itulah keberadaannya harus dilestarikan. Selain itu kekuatan di buku ini ada pada penyajian beragam cerita yang dikemas dengan daya dengan gaya penulisan yang apik ringan dan populer. Daya tarik lain yang mampu menarik minat pembaca untuk menikmati baris demi baris yaitu adanya pengelompokan menjadi beberapa tema yang unik yang tidak ditemukan di buku-buku lain. Kekhasan ini dapat dipastikan akan memperkaya wawasan kita tentang segala sesuatu dibalik kekunoan masjid di Jawa.

Apresiasi setinggi-tingginya kepada para penulis penulis muda dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pengerjaannya semoga buku ini mampu menggugah dan menumbuhkan rasa cinta tanah air bagi para pembaca. Menggerakkan setiap jiwa pembaca dalam memaknai nilai penting peninggalan masa lalu sebagai simbol simbol kejayaan yang dapat dihidupkan kembali di masa kini dan masa depan.

Buku ini terdiri dari 6 bab dengan didalamnya terdapat beberapa sub bab sesuai dengan uraiannya dan sesuai daerah peninggalan Masjid itu berada disertai dengan foto-foto bangunan masjid itu sendiri yang menambah informasi dan wawasan kita tentang detail masjid tersebut dari berbagai sisi dan arah pandangan sehingga seolah-olah kita berada langsung di masjid tersebut melakukan observasi. Buku ini termasuk kategori sejarah yang cocok untuk dibaca oleh semua kalangan baik orang tua anak-anak remaja atau dewasa karena memberikan informasi dan wawasan yang luas makan masjid-masjid warisan budaya di Jawa dan Madura.

Demikian review buku dengan judul Yang Silam Jadi Suruh Jadi Suar Masjid Warisan Budaya di Jawa dan Madura semoga bermanfaat.

Saya Aan Saripudin Kepala SMK Wira Informatika global Kabupaten Sukabumi. Salam hormat dan terima kasih.


Berikut Video rekaman saat melakukan proses mengubah Speech to Text Review Buku Yang Silam Jadi Suruh Jadi Suar Masjid Warisan Budaya di Jawa dan Madura pada rumahbelajar.id.



atau bisa dilihat pada link Youtube berikut:




Hasil Review ke 1 Konten Pembelajaran dari rumahbelajar.id
Sebagai bentuk pemenuhan tugas tambahan kegiatan VCT Batch 5 VCI 101 Jabar 5.4
Oleh Aan Syaripudin, S.Pd., M.Pd. Kepala SMK Wira Informatika Global Kabupaten Sukabumi
Kategori Buku: Pendidikan
Berikut petikan hasil review nya:

Review konten pembelajaran rumah belajar.id
Judul buku: Kumpulan Cerita Pendidikan Karakter "Kids Zaman Now"
Disusun oleh Nana Supriatna
Diterbitkan pada tahun 2018
Oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Sikap hidup pragmatis pada sebagian besar masyarakat Indonesia dewasa ini mengakibatkan terkikisnya nilai-nilai Luhur budaya bangsa. Demikian halnya dengan budaya kekerasan dan anarkisme sosial turut memperparah kondisi sosial budaya bangsa Indonesia nilai kearifan lokal yang santun, ramah, saling menghormati, arif, bijaksana dan religius seakan terkikis dan tereduksi gaya hidup instan dan modern. Masyarakat sangat mudah tersulut emosinya pemarah, brutal, dan kasar tanpa mampu mengendalikan diri fenomena itu dapat menjadi representasi melemahnya karakter bangsa yang terkenal ramah, santun, toleran serta berbudi pekerti luhur dan mulia.

Buku kumpulan cerita pendidikan karakter yang berjudul zaman now ini berisi kisah yang inspiratif dan diharapkan membawa dampak positif kepada pembaca khususnya remaja. cerita di dalam buku ini memberikan banyak pelajaran mengenai disiplin, tanggung jawab, dan rasa saling percaya yang dapat membantu kita untuk mewujudkan cita-cita. Buku cerita ini memiliki 7 capter yang di dalamnya menceritakan kisah-kisah kehidupan remaja yang memberikan pesan moral untuk kita semua khususnya remaja dengan ilustrasi kejadian-kejadian yang sesuai di setiap babnya.

Ada cerita tentang "Balapan" yang memberi pesan moral bahwa setiap orang tua selalu menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Kita seharusnya mendengarkan nasihat orang tua dan memanfaatkan pemberian mereka dengan baik dan bertanggung jawab. Kita jangan menggunakan sepeda motor untuk hal yang tidak berguna. Kita harus bisa menjaga diri kita agar kita meraih cita-cita yang kita impikan.

Bab 2 berjudul "Telat" yang memberi pesan moral berusahalah untuk tidak mengikuti rasa malas Atur jadwal dengan baik dan tidur tepat waktu agar dapat menjalani rutinitas belajar dengan baik. Disiplin adalah modal dasar untuk meraih cita-cita karena dengan berdisiplin Kita percaya diri dan dapat dipercaya oleh orang lain.

Di bab 3 yang berjudul "Nge-Net" memberi pesan moral belajarlah yang rajin sebab ilmu pengetahuan adalah bekal untuk meraih masa depan yang baik, jangan menyia-nyiakan kepercayaan orang tua hargailah pengorbanan dengan prestasi.

"Kids Zaman Now" adalah judul bab 4 memberi pesan moral berani berbeda dan berkreativitas adalah cerminan remaja yang cerdas sehat sendiri. manfaatkanlah fasilitas dengan sebaik-baiknya untuk hal yang benar. apa yang kita perbuat hasilnya Akan kita rasakan. Apabila melakukan hal yang baik hasilnya akan baik dan apabila berbuat hal yang tidak baik segeralah berubah.

Bab 5 dengan judul "Bonceng Mobil" memberi pesan moral kekompakan antar teman tetapi bukan untuk melakukan hal buruk. kompak dalam persahabatan mesti diwujudkan dalam kegiatan yang baik sehingga terhindar dari hal yang tidak diinginkan. Hal yang lebih penting adalah pulang ke rumah Setelah usai sekolah dan pamit kepada orang tua jika ingin bermain dalam waktu yang cukup lama.

Bab berikutnya bab 6 dengan judul "Swafoto" memberi pesan moral berswafoto lah dengan santun dan berhati-hatilah jika ingin mengubahnya ke media sosial. Sebagai remaja kita mesti sadar bahwa nasihat dan kepercayaan yang diberikan boleh orang tua harus dijaga dengan baik.

Dan bab terakhir 7 dengan judul "Numpang Tidur" memberi pesan moral kita bisa melakukan kegemaran kita tetapi tidak harus merupakan tanggung jawab kita. Kita harus bisa mengatur jadwal dengan baik dan mencari ilmu dengan sungguh-sungguh agar kita bisa meraih masa depan dengan Cemerlang.

Cerita yang dituangkan dalam setiap babnya dalam buku ini selalu memberikan hikmah kehidupan dari kejadian-kejadian yang telah dilalui agar tidak menimbulkan penyesalan dan belajar dari pengalaman tersebut. Kita bisa membayangkan seolah-olah kita berada di tempat yang diceritakan karena ceritanya disetting sesuai kehidupan remaja zaman sekarang.

Bila harus memberikan penilaian dari poin 1 sampai 10 saya memberikan poin 8 untuk buku ini. Buku ini termasuk kategori pendidikan yang cocok untuk dibaca oleh semua kalangan baik orang tua, anak-anak, remaja, atau dewasa, tapi yang paling cocok adalah kalangan remaja karena setting dan ceritanya di buku ini tentang kehidupan remaja dan ditulis dengan gaya bahasa sederhana dan bahasa anak zaman sekarang dimengerti oleh remaja.

Demikian review buku kumpulan cerita pendidikan Kids Zaman Now yang disusun oleh penulis Nana Supriatna semoga bermanfaat.


Saya Aan Syaripudin kepala SMK Wira Informatika Global Kabupaten Sukabumi. Salam hormat dan terima kasih.

Berikut Video rekaman saat melakukan proses mengubah Speech to Text Review Buku "Kids Zaman Now" Karya Nana Supriyana pada rumahbelajar.id.



atau bisa dilihat pada link Youtube berikut:

Thursday, September 5, 2019

Cara mengkompilasi file PDF dalam satu file dengan aplikasi sederhana PDFBinder

Cara mengkompilasi file PDF dalam satu file dengan aplikasi sederhana PDFBinder :
1. Unduh Aplikasi PDFBinder.
2. Instalkan di PC/laptop anda.
3. Buka PDFBinder yang sudah terinstal.
4. Add file atau seret file yang akan digabungkan/dikompilasi ke halaman PDFBinder.
5. Klik Bind.
6. Tentukan lokasi penyimpanan file PDF hasil kompilasi.
7. Selesai.

unduh aplikasi PDFBinder disini